Rangkuman Materi "Pengantar Linguistik Umum"
PENGANTAR LINGUISTIK UMUM
A. PENGERTIAN BAHASA
Pengertian linguistik adalah ilmu tentang bahasa. Sedangkan orang yang mempelajari linguistik disebut linguis. Jadi, dapat disimpulkan linguistik adalah ilmu yang mempelajari bahasa sehingga ahli bahasa sebagai linguist.
B.KLASIFIKASI BAHASA menurut Ferdinand de Saussure
1. Langue
1. Langue
Adalah suatu bahasa tertentu. Contohnya seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Sunda, Bahasa Inggris.
2. Langage
Adalah bahasa secara umum, jadi sifatnya paling abstrak. Contohnya seperti dalam ungkapan “manusia punya bahasa sementara hewan tidak”.
3. Parole
Adalah bahasa dalam wujud yang nyata atau konkret yang berupa ujaran.
2. Langage
Adalah bahasa secara umum, jadi sifatnya paling abstrak. Contohnya seperti dalam ungkapan “manusia punya bahasa sementara hewan tidak”.
3. Parole
Adalah bahasa dalam wujud yang nyata atau konkret yang berupa ujaran.
C. SIFAT BAHASA
1. Bahasa bersifat sempurna
2. Bahasa merupakan seperangkat bunyi
3. Bahasa merupakan seperangkat lambang
4. Bahasa itu bersistem
D. CIRI-CIRI BAHASA
1. Sistem
Bahasa terdiri dari unsur-unsur atau komponen-komponen yang secara teratur tersusun menurut pola tertentu, dan membentuk suatu kesatuan. Sebagai sebuah sistem, bahasa itu sekaligus bersifat sistematis dan sistemis. Dengan sistematis, artinya, bahasa itu tersusun menurut suatu pola. Sedangkan sistemis, artinya, bahasa itu bukan merupakan sistem tunggal, tetapi terdiri juga dari sub-subsistem
2. Lambang
Dalam kehidupannya, manusia memang selalu menggunakan lambang atau simbol. Oleh karena itulah, Eams Cassirer, seorang sarjana dan filosof mengatakan bahwa manusia adalah makhluk bersimbol(animal symbolicum). Hampir tidak ada kegiatan yang tidak terlepasdari simbol. Termasuk alat komunikasi verbal yang disebut bahasa. Satuan-satuan bahasa, misalnya kata, adalah simbol atau lambang.
3. Bunyi
Sistem bahasa itu berupa lambang yang wujudnya berupa bunyi. Bahwa hakikat bahasa adalah bunyi, atau bahasa lisan, dapat kita saksikan sampai kini banyak sekali bahasa di dunia ini, termasuk di Indonesia, yang hanya punya bahasa lisan, tidak punya bahasa tulisan, karena bahasa-bahasa tersebut tidak atau belum mengenal sistem aksara.
4. Bermakna
Dari pasal-pasal terdahulu sudah dibicarakan bahwa bahasa itu adalah sistem lambang yang berwujud bunyi. Sebagai lambang tentu ada yang dilambangkan. Maka, yang dilambangkan itu adalah suatu pengertian, suatu konsep, suatu ide, atau suatu pikiran yang ingin disampaikan dalam wujud bunyi itu. Oleh karena lambang-lambang itu mengacu pada sesuatu konsep, ide, atau pikiran, maka dapat dikatakan bahwa bahasa itu mempunyai makna.
5. Arbitrer
Kata arbitrer bisa diartikan 'sewenang-wenang, berubah-ubah, tidak tetap, mana suka'. Yang dimaksud dengan istilah arbitrer itu adalah tidak adanya hubungan wajib antara lambang bahasa (yang berwujud bunyi itu) dengan konsep atau pengertian yang dimaksud oleh lambang tersebut.
6. Konvensional
Penggunaan lambang untuk suatu konsep tertentu bersifat konvensional. Artinya, semua anggota masyarakat bahasa itu mematuhi konvensi bahwa lambang tertentu itu digunakan untuk mewakili konsep yang diwakilinya.
7. Produktif
Arti produktif adalah "banyak hasilnya", atau lebih tepat "terus-menerus menghasilkan". Lalu, kalau bahasa itu dikatakan produktif, maka maksudnya, meskipun unsur-unsur bahasa itu terbatas, tetapi dengan unsur-unsur yang jumlahnya terbatas itu dapat dibuat satuan-satuan bahasa yang jumlahnya tidak terbatas, meski secara relatif, sesuai dengan sistem yang berlaku dalam bahasa itu.
8. Unik
Unik artinya mempunyai ciri khas yang spesifik yang tidak dimiliki oleh yang lain. Lalu, kalau bahasa dikatakan bersifat unik, maka artinya, setiap bahasa mempunyai ciri khas sendiri yang tidak dimiliki oleh bahasa lainnya. Ciri khas ini bisa menyangkut sistem bunyi, sistem pembentukan kata, sistem pembentukan kalimat, atau sistem-sistem lainnya. Salah satu keunikan bahasa Indonesia adalah bahwa tekanan kata tidak bersifat morfemis, melainkan sintaksis.
9. Universal
Artinya, ada ciri-ciri yang sama yang dimiliki oleh setiap bahasa yang ada di dunia ini. Ciri-ciri yang universal ini tentunya merupakan unsur bahasa yang paling umum, yang bisa dikaitkan dengan ciri-ciri atau sifat-sifat bahasa lain. Karena bahasa itu berupa ujaran, maka ciri universal dari bahasa yang paling umum adalah bahwa bahasa itu mempunyai bunyi bahasa yang terdiri dari vokal dan konsonan.
10. Dinamis
Bahasa adalah satu-satunya milik manusia yang tidak pernah lepas dari segala kegiatan dan gerak manusia sepanjang keberadaan manusia itu, sebagai makhluk yang berbudaya dan bermasyarakat. Tak ada kegiatan manusia yang tidak disertai oleh bahasa. Malah dalam bermimpi pun manusia menggunakan bahasa.
11. Bervariasi
Anggota masyarakat suatu bahasa biasanya terdiri dari berbagai orang dengan berbagai status sosial dan berbagai latar belakang budaya yang tidak sama. Oleh karena itu, bahasa yang mereka gunakan menjadi bervariasi atau beragam, di mana antara variasi atau ragam yang satu dengan yang lain seringkali mempunyai perbedaan yang besar.
12. Manusiawi
Alat komunikasi manusia yang namanya bahasa adalah bersifat manusiawi, dalam arti hanya milik manusia dan hanya dapat digunakan oleh manusia. Alat komunikasi binatang bersifat terbatas, dalam arti hanya digunakan untuk keperluan hidup "kebinatangannya" itu saja.
E. SUBDISIPLIN KAJIAN LINGUISTIK
a. Linguistik dilihat dari pembidangannya
1. Linguistik umum
Linguistik umum adalah linguistik yang berusaha mengkaji kaidah-kaidah bahasa secara umum.
2. Linguistik terapan
Linguistik terapan berusaha mengadakan penyelidikan terhadap bahasa atau bahasa atau hubungan bahasa dengan faktor-faktor di luar bahasa untuk kepentingan memecahkan masalah-masalah praktis yang terdapat di dalam masyarakat.
3. Linguistik teoretis
Linguistik teoretis berusaha mengadakan penyelidikan terhadap bahasa atau bahasa-bahasa, atau juga terhadap hubungan bahasa dengan faktor-faktor yang berada di luar bahasa hanya untuk menemukan kaidah-kaidah yang berlaku dalam objek kajiannya itu
4. Sejarah linguistik
Sejarah linguistik ini berusaha menyelidiki perkembangan seluk beluk ilmu linguistik itu sendiri dari masa ke masa, serta mempelajari pengaruhilmu-ilmu lain, dan pengaruh pelbagai pranata masyarakat (seperi kepercayaan, adat istiadat, pendidikan, dan sebagainya) terhadap linguistik sepanjang masa.
b. Linguistik dilihat dari segi sifat telaahnya
1. Linguistik mikro(mikrolinguistik)
Yaitu bidang linguistik yang mempelajari bahasa dari dalam dengan kata lain mempelajari struktur bahasa itu sendiri
2. Linguistik makro(makrolinguistik)
Yaitu bidang linguistik yang mempelajari bahasa dalam hubungannya dengan faktor-faktor di luar bahasa, termasuk di dalamnya bidang interdisipliner dan bidang terapan.
c. Linguistik dilihat dari teori atau aliran yang mendasarinya
1. Linguistik struktural
Merupakan pendekatan dalam penyelidikan bahasa yang menganggap bahasa sebagai sistem yang bebas. Airan ini berusaha mendeskripsikan suatu bahasa berdasakan ciri atau sifat khas yang dimiliki oleh bahasa itu.
2. Linguistik transformasional
Aliran transformasional ini dipelopori oleh Chomsky. Avram Noam Chomsky adalah eorang profesor linguistik dari Institut Teknologi Massachusetts. Yang menerangkan bahwa bahasa merupakan satu produk kebudayaan yang kreatif manusiawi.
d. Linguistik dilihat dari segi pendekatan objek
1. Linguistik deskriptif
Linguistik deskriptif berupaya mendeskripsikan bahasa secara apa adanya pada suatu masa tertentu.
2. Linguistik historis komparatif
Tujuan linguistik historis komparatif ini adalah untuk mengetahui sejarah struktural bahasa itu beserta dengan segala bentuk perubahan dan perkembangannya
3. Linguistik kontrastif
Linguistik kontrastif adalah pendekatan linguistik berorientasi praktik yang berupaya menggambarkan perbedaan dan persamaan di antara sepasang bahasa
4. Linguistik sinkronis
Linguistik sinkronis mengkaji bahasa pada masa yang terbatas. Misalnya, mengkaji bahasa Indonesia pada tahun dua puluhan, bahasa Jawa dewasa ini, atau juga bahasa Inggris pada zaman William Shakespeare.
5. Linguistik diakronis
Linguistik diakronis berupaya mengkaji bahasa (atau bahasa-bahasa) pada masa yang tidak terbatas; bisa sejak awal kelahiran bahasa itu sampai zaman punahnya bahasa tersebut (kalau bahasa tersebut sudah punah, seperti bahasa Latin dan bahasa Sanskerta)
e. Linguistik dilihat dari segi ilmu lain
1. Dari segi psikologi (psikolinguistik)
Psikolinguistik menguraikan proses-proses psikologi atau mental yang berlangsung jika seseorang mengucapkan kalimat-kalimat yang didengarnya pada waktu berkomunikasi, dan bagaimana kemampuan berbahasa itu diperoleh oleh manusia.
2. Dari segi sosiologi (sosiolinguistik)
Menurut Sosiolinguistik secara umum adalah bahasa yang dipahami sebagai sistem tanda arbiter yang dipakai oleh manusia untuk tujuan komunikasi antara satu sama lain.
3. Dari segi antropologi (antropolinguistik)
Antropologi adalah ilmu yang mempelajari manusia dan kebudayaan secara menyeluruh. Di satu pihak manusia adalah pencipta kebudayaan, di pihak lain kebudayaan yang “menciptakan” manusia linguistik kebudayaan memperlakukan bahasa sebagai fenomena yang kebermaknaannya hanya bisa dipahami secara menyeluruh bila dikaitkan dengan budaya penuturnya.
4. Dari segi aljabar (linguistik kuantitatif, linguistik komputer, dan linguistik ajabar)
Linguistik ajabar dimaksudkan ilmu yang berhubungan dengan sistem-sistem formal yang dapat dipergunakan oleh linguis
f. Linguistik dilihat dari segi penerapannya
1. Dialektologi
Merupakan ilmu yang mempelajari batas-batas dialek dan bahasa dalam bahasa tertentu.
2. Leksikologi
Leksikologi menyelidiki leksikon atau kosa kata suatu bahasa dari berbagai aspeknya.
3. Leksikostatistik
Leksikostatistik adalah ilmu yang mempelajari umur kata sejak mula adanya. Ilmu ini menggunakan rumus-rumus statistik dan dapat dimanfaatkan untuk menentukan bahasa induk atau bahasa proto
g. Linguistik dilihat dari segi instrumen
1. Computer linguistics
Adalah bidang antardisiplin yang mengkaji pemodelan bahasa alami dengan statistika dan berbasis aturan dari sudut pandang komputasi
Daftar Pustaka
Chaer, Abdul. 2007. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Ciptahttp://cintabahasa13.blogspot.com/2013/12/pembidangan-linguistik.html?m=1
http://fassnote.blogspot.com/2018/03/definisi-dan-pembagian-linguistik.html?m=1
https://youtu.be/LbCHkTbmiYI
Semoga selalu istiqomah dalam berkarya
ReplyDelete